Pada hari minggu-rabu lalu tepatnya pada tanggal 27 Februari-2 Maret 2022/27-30 Rajab 1443 H telah diselenggarakan acara Pratasyakur dan Prahaflah Kelas 12 MA/SMA. Dalam acara ini tersedia bazar oleh setiap angkatan yang dimulai sejak hari pertama acara. Masing-masing angkatan memiliki kedai bazar dengan tema dari berbagai negara yang dapat dipilih. Barang yang mereka jual pun disesuaikan dengan tema yang telah mereka gunakan. Berikut ini tema setiap angkatan: (1) angkatan kelas VII (Triastara) menggunakan tema Arabian. (2) angkatan kelas VIII (Adenium) menggunakan tema Korean. (3) angkatan kelas IX (Amberley) menggunakan tema Italian. (4) angkatan kelas X (Cayopati) menggunakan tema Turkish. (5) angkatan kelas XI (Adiratna) menggunakan tema Chineese. (6) angkatan kelas XII (Navillera) menggunakan tema Japanese.
Harga makanan dan minuman di bazar juga dibatasi, yaitu mulai dari Rp 2000 hingga Rp 3000. Transaksi di bazar ini tidak menggunakan uang, namun menggunakan voucher. Para santri bisa menukarkan uang dengan voucher sesuai jumlah nominal yang diinginkan. Selanjutnya segenap santri menuju pondok induk untuk melaksanakan pembukaan prahaflah. Pembukaan diawali dengan penghormatan kepada seluruh asatidz dan asatidzah dan dilanjut dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an. Kemudian, dilanjutkan dengan dhawuh-dhawuh Gus David tentang pembukaan prahaflah tersebut. Setelah itu, acara pembukaan prahaflah ditutup dengan doa. Setelah itu para santri kembali ke Pondok Pesantren Tsuroyya untuk melaksanakan acara pratasyakur. Acara ini diawali dengan lomba muhafadhoh 3 Ibtida' hingga 1 Tsanawiyah dan qiro'atul qutub kelas 3 Tsanawiyah. Lalu dilanjutkan dengan penampilan dari kelas X yang mempersembahkan musik perkusi yang dilanjutkan dengan tarian internasional dan berbagai tarian lainnya. Acara pun ditutup dengan doa, namun acara tidak berakhir pada hari itu juga, melainkan dilanjutkan pada keesokan harinya.
Acara hari kedua dibuka dengan penilaian handy craft dari kelas VII hingga kelas XII, lalu dilanjutkan dengan pembukaan dan pengguntingan tali pita oleh kepala Pondok Pesantren Tsuroyya, yaitu Bapak Huda Muttakin. Acara dilanjutkan dengan ajang kreasi setiap angkatan, yaitu dance dari kelas VII dan drama dari kelas VIII yang dibagi menjadi dua kelompok. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan kompetisi AKSIA Tingkat SMP yang temanya ditentukan di atas panggung langsung. Ini merupakan momen yang sangat menegangkan, namun Alhamdulillah peserta dapat melakukannya dengan baik. Acara ditutup dengan penampilan dari tim sholawat An-Najwa yang berjumlah empat orang. Acara hari kedua pun berakhir yang dilanjutkan dengan acara pada hari ketiga.
Pada hari ketiga, diselenggarakan lomba muhafadhoh dan soal tanya jawab kelas 2 dan 3 Tsanawiyyah. Acara dilanjutkan dengan podcast night, yaitu ngobrol santai dan lipsing yang dipersembahkan oleh kelas XI. Setelah itu, dilanjutkan dengan kompetisi AKSIA Tingkat SMA yang temanya juga ditentukan langsung di atas panggung. Kemudian disambung dengan penampilan menyanyi secara individu yang dipersembahkan oleh kelas X. Lalu dilanjutkan dengan penampilan drama Arabian yang dipersembahkan oleh kelas XII. Acara ditutup dengan penampilan band oleh delapan santri. Acara hari ketiga pun berakhir yang dilanjutkan dengan acara penutupan pada hari keempat.
Ditulis Oleh: Octavie Fara Fajriati (VII D)