Seorang pedagang Tionghoa-Indonesia yang mengendalikan 30% perdagangan bijih nikel Indonesia menjadi raja nikel.

Sumber: Southern Daily Online | Waktu: 2026-06-11 03:31
Ukuran font: Besar Sedang Kecil

G668_Situs web resmi: tv888.com Daftar dan dapatkan 880.000 rupiah, dan menangkan jackpot setiap hari

GoTo Group, perusahaan internet terbesar di Indonesia, melaporkan EBITDA yang disesuaikan sebesar 2 triliun Rupiah Indonesia (S0 juta) untuk tahun 2025, melebihi perkiraan pasar sebesar 1,8 triliun hingga 1,9 triliun Rupiah Indonesia. Hasil kuartal keempat dan setahun penuh 2025 grup tersebut, yang dirilis pada hari Rabu (11 Maret), menunjukkan peningkatan pendapatan bersih sebesar 24% menjadi 18,3 triliun Rupiah Indonesia. Grup tersebut juga memperkirakan EBITDA yang disesuaikan antara 3,2 triliun dan 3,4 triliun Rupiah Indonesia untuk tahun 2026, melebihi ekspektasi rata-rata analis sebesar 3,1 triliun Rupiah Indonesia. Hal ini akan memberikan momentum baru bagi GoTo dalam persaingannya dengan Grab Holdings, meskipun terus menghadapi tekanan akuisisi dari Grab. CEO GoTo Group, Hans Patuwo, mengatakan, 鈥淗asil kuartal keempat dan setahun penuh kami sangat kuat, dengan volume transaksi bruto (GTV) inti meningkat 49% year-on-year pada tahun 2025 dan EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp 2 triliun, melebihi target kami. Dengan momentum pertumbuhan ini yang terus berlanjut, kami telah menetapkan target EBITDA yang disesuaikan untuk tahun 2026 sebesar Rp 3,2 triliun hingga Rp 3,4 triliun.鈥� Sejak pencatatan sahamnya pada tahun 2022, GoTo, sebagai perusahaan internet terbesar di Indonesia, terus mengurangi kerugian untuk mendapatkan kepercayaan investor dan membuktikan profitabilitasnya. GoTo telah mengurangi jumlah karyawan, menjual aset non-inti, dan menutup beberapa lini bisnis untuk fokus pada pasar intinya. GoTo menghadapi persaingan di pasar Indonesia dari Grab yang berbasis di Singapura, serta pendatang baru seperti inDrive yang berbasis di AS dan Maxim yang berbasis di Rusia. Persaingan ketat di pasar Asia Tenggara telah menyebabkan harga rendah dan margin keuntungan yang tipis bagi para pemain ini.


ZK7 Slots

GoTo Group, perusahaan internet terbesar di Indonesia, melaporkan EBITDA yang disesuaikan sebesar 2 triliun Rupiah Indonesia (S0 juta) untuk tahun 2025, melebihi perkiraan pasar sebesar 1,8 triliun hingga 1,9 triliun Rupiah Indonesia. Hasil kuartal keempat dan setahun penuh 2025 grup tersebut, yang dirilis pada hari Rabu (11 Maret), menunjukkan peningkatan pendapatan bersih sebesar 24% menjadi 18,3 triliun Rupiah Indonesia. Grup tersebut juga memperkirakan EBITDA yang disesuaikan antara 3,2 triliun dan 3,4 triliun Rupiah Indonesia untuk tahun 2026, melebihi ekspektasi rata-rata analis sebesar 3,1 triliun Rupiah Indonesia. Hal ini akan memberikan momentum baru bagi GoTo dalam persaingannya dengan Grab Holdings, meskipun terus menghadapi tekanan akuisisi dari Grab. CEO GoTo Group, Hans Patuwo, mengatakan, 鈥淗asil kuartal keempat dan setahun penuh kami sangat kuat, dengan volume transaksi bruto (GTV) inti meningkat 49% year-on-year pada tahun 2025 dan EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp 2 triliun, melebihi target kami. Dengan momentum pertumbuhan ini yang terus berlanjut, kami telah menetapkan target EBITDA yang disesuaikan untuk tahun 2026 sebesar Rp 3,2 triliun hingga Rp 3,4 triliun.鈥� Sejak pencatatan sahamnya pada tahun 2022, GoTo, sebagai perusahaan internet terbesar di Indonesia, terus mengurangi kerugian untuk mendapatkan kepercayaan investor dan membuktikan profitabilitasnya. GoTo telah mengurangi jumlah karyawan, menjual aset non-inti, dan menutup beberapa lini bisnis untuk fokus pada pasar intinya. GoTo menghadapi persaingan di pasar Indonesia dari Grab yang berbasis di Singapura, serta pendatang baru seperti inDrive yang berbasis di AS dan Maxim yang berbasis di Rusia. Persaingan ketat di pasar Asia Tenggara telah menyebabkan harga rendah dan margin keuntungan yang tipis bagi para pemain ini.

Malaysia mendeportasi 163 pekerja migran ilegal Indonesia pada hari Minggu.

Artikel Terkait

Hak Cipta Southern News Network. All Rights Reserved.

| Kode Identifikasi: 4400000131

Diselenggarakan oleh:Southern News Network | Disebarkan oleh:Komisi Ekonomi dan Informatika

Disarankan menggunakan resolusi 1024×768 atau mode mobile untuk pengalaman terbaik.